GEGURITAN BAHASA JAWA "SEPINE PASAR TRADISIONAL"

GEGURITAN BAHASA JAWA "SEPINE PASAR TRADISIONAL"

Grafis • Oleh QUINSHA SABRINA ZULFIANDRA • 2025 PG • Angkatan 2025
5.0 dari 2 rating
27x dilihat
Bagikan:

Link ke konten:

Sumber Konten

Deskripsi

Karya grafis ini merupakan perwujudan visual dari sebuah geguritan berbahasa Jawa berjudul "Sepine Pasar Tradisional", yang secara harfiah berarti "Sepinya Pasar Tradisional". Melalui medium visual, karya ini menghadirkan refleksi mendalam tentang keramaian yang memudar dan sepinya suasana di pasar-pasar tradisional di tengah gempuran modernisasi dan pergeseran perilaku konsumen. Geguritan sendiri adalah bentuk puisi tradisional Jawa yang kaya akan makna filosofis dan kearifan lokal, dan dalam konteks ini, ia berfungsi sebagai narasi inti yang diperkuat oleh interpretasi artistik. Karya ini tidak hanya bertujuan untuk mengkomunikasikan teks puisi, tetapi juga untuk membangkitkan empati dan kesadaran akan nilai-nilai budaya serta ekonomi yang terkandung dalam pasar tradisional yang kini terancam punah. Secara visual, karya ini dirancang untuk menangkap nuansa melankolis dan nostalgia yang kuat. Palet warna mungkin cenderung hangat namun suram, menggunakan elemen desain yang terinspirasi dari motif atau arsitektur tradisional Jawa untuk memperkuat identitas budaya. Komposisi grafis kemungkinan besar akan menekankan ruang kosong atau figur-figur yang sendirian, menciptakan kontras antara memori pasar yang ramai dengan realitas kesunyiannya saat ini. Tipografi yang digunakan untuk menampilkan bait-bait geguritan juga dapat dirancang khusus, mungkin merefleksikan keindahan aksara Jawa atau gaya penulisan kuno, menyatukan estetika sastra dan visual. Karya ini berfungsi sebagai jembatan antara sastra klasik dan seni visual kontemporer, mengajak penikmatnya untuk merenungkan esensi sebuah warisan budaya yang tak ternilai.

Komentar (0)

Login untuk memberikan komentar.

Belum ada komentar.